Text
Pengaruh Pemantauan Diet Karbohidrat Dengan Kalender GSDM Terhadap Kadar Gula Darah Penderita Diabetes Melitus Di Posyandu Lansia Desa Pamijen
Latar Belakang: World Health Organization (WHO) mengatakan diabetes melitus menjadi salah satu prioritas penyakit yang perlu ditangani dari total 4 penyakit tidak menular di dunia. Menurut International Diabetes Federation (IDF) terdapat 10 negara dengan jumlah penderita diabetes melitus tertinggi, dan Indonesia berada diperingkat ketujuh dengan jumlah 10,7 juta. Diet adalah salah satu pengobatan nonfarmakologi dalam pencegahan perparahan penyakit diabetes melitus. Diet karbohidrat berpengaruh dalam kontrol kadar gula darah.
Tujuan: Menganalisis pengaruh pemantauan diet karbohidrat dengan kalender GSDM (Gizi Sehat Diabetes Melitus) terhadap penurunan kadar gula darah penderita diabetes melitus
Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain the randomized-pretest-posttest with control grup design. Populasi adalah seluruh penderita diabetes melitus yang aktif mengikuti Posyandu Lansia berjumlah 89 orang, dengan Teknik Random Sampling. Sampel yang lolos berjumlah 60 responden berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, yang dibagi ke dalam dua kelompok dengan jumlah masing-masing 30 responden. Kelompok satu diberikan intervensi pemantauan diet dengan kalender GSDM dan kelompok dua merupakan kelompok kontrol. Uji statistic menggunakan paired T-test.
Hasil: Pada kelompok pemantauan diet karbohidrat dengan kalender GSDM di dapati p value 0,000 artinya ada pengaruh diet karbohidrat dengan kalender GSDM terhadap penurunan kadar gula darah penderita diabetes melitus. Pada kelompok kontrol didapati hasil p value 0,186.
Kesimpulan: Terdapat pengaruh pemantauan diet karbohidrat dengan kalender GSDM (Gizi Sehat Diabetes Melitus) terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus.
No other version available