Text
Hubungan Tingkat Pengetahuan Remaja Tentang Resiko Kehamilan Dini Dengan Kejadian Kehamilan Dini di Desa Eretan Kecamatan Kandanghaur Kabupaten Indramayu
Latar Belakang : Dampak dari kehamilan pada usia remaja adalah abortus, Kehamilan yang beresiko untuk terjadinya pre-eklamsia, anemia, bayi prematur, bayi berat lahir rendah (BBLR), kematian bayi, kanker alat reproduksi, karena pada usia 12-17 tahun renta terjadi perubahan sel dalam mulut rahim
Tujuan : mengetahui tingkat pengetahuan remaja tentang resiko kehamilan dini dengan kejadian Kehamilan dini di desa Eretan Kecamatan Kandanghaur Kabupaten Indramayu.
Metode : Penelitian ini menggunakan analitik korelatif pendekatan cross sectional karena akan mempelajari hubungan dua variabel atau lebih,yakni hubungan variasi dalam satu variabel dengan variasi dalam variabel lain dan pada desain studi ini seluruh variabel diukur dan diamati pada saat yang sama (one point in time) sehingga lebih memudahkan peneliti dalam melakukan penelitian. Analisis data yang digunakan adalah univariat dan bivariat dengan uji statistik chi-square.
Hasil : Hasil penelitian menunjukkan mayoritas remaja Usia 19 Tahun dengan jumlah 48 (44.0%). Dengan berpengetahuan Cukup 69 (63,3%), dan mengalami Kehamilan sebanyak 82 (75.2%). uji chi-square hubungan tingkat pengetahuan remaja tentang Resiko kehamilan dini dengan kejadian kehamilan dini yaitu dengan nilai p value 0,000 atau < 0,05.
Kesimpulan : Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan remaja tentang resiko kehamilan dini dengan kejadian kehamilan dini di desa Eretan Kecamatan Kandanghaur Kabupaten Indramayu.
No other version available