Text
Aplikasi Manajemen Hipertensi (Amansi): Android System Based [Karya Inovasi]
Latar Belakang: Memasuki era society 5.0 metode edukasi yang dilakukan masih banyak yang konvensional seperti penggunaan booklet, leaflet, dan poster. Kelemahan dari metode ini adalah kurang efisiensi waktu, mudah dilupakan, dan kurang menarik. Sehingga saya tertarik mengembangkan aplikasi edukasi untuk manajemen hipertensi yang menarik agar pasien dan keluarga pasien tidak merasa bosan dalam menggunakan aplikasi ini.
Tujuan: Mengembangkan Aplikasi Manajemen Hipertensi (AMANSI): Android System Based.
Metode: Research and Development (R&D) dengan metode pengembangan MDLC dengan tahap concept, design, material collecting, assembly, testing, dan distribution. Validasi dilakukan oleh dua ahli materi, ahli IT, dokter, dan dua responden.
Hasil: Fitur yang dibutuhkan berdasarkan analisis kebutuhan meliputi akses online karena langsung mengakses materi, terapi non-farmakologis, dan video edukasi. Perancangan konsep dilakukan dengan penetapan materi, dan design untuk tampilan aplikasi. Aplikasi dibuat lalu divalidasi oleh validator untuk revisi aplikasi apakah tampilan aplikasi dan tombol button efektif untuk digunakan atau tidak. Ahli materi mengoreksi ketepatan materi di dalam aplikasi. Hasil dari validitas ahli materi dan ahli IT menyatakan sesuai harapan dan diterima karena tampilan fitur dan materi yang ditampilkan layak digunakan dalam aplikasi.
Kesimpulan: Dalam hasil pengujian aplikasi yang dilakukan, diperoleh data melalui kuisioner dan wawancara bahwa aplikasi AMANSI dapat berjalan dengan baik, mudah diterapkan, dan dapat dijadikan media edukasi mengenai manajemen hipertensi.
No other version available