Text
Pengaruh Terapi Puzzle Jigsaw Terhadap Fungsi Kognitif Pada Lansia Di Panti Pelayanan Sosial Lanjut Usia Dewanata Cilacap
Latar Belakang: Penurunan fungsi kognitif pada lansia juga dapat menyebabkan penurunan memori visual, sulit untuk berkonsentrasi pada suatu hal, dan kurang fokus dalam mengerjakan suatu hal. Penurunan fungsi kognitif lansia yang cukup parah akan berkembang menjadi penyakit Alzaimer/dimensia. Upaya untuk meningkatkan fungsi kognitif dapat dilakukan dengan cara farmakologi dan non farmakologi, untuk pengobatan non farmakologi dapat diberikan permainan/terapi dan salah satunya adalah terapi puzzle jigsaw.
Tujuan: Untuk menganalisis pengaruh pemberian terapi Puzzle Jigsaw terhadap peningkatan fungsi kognitif lansia di Panti Pelayanan Sosial Lanjut Usia (PPSLU) Dewanata Cilacap.
Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah dengan metode Pre-Experimental one group pre-test post-test. Jumlah sampel yang diteliti adalah 30 orang yang diambil menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan media puzzle jigsaw dan kuisioner MMSE untuk pengukuran tingkat fungsi kognitif. Data dianalisis menggunakan uji statistik Wilcoxon.
Hasil: Ditemukan adanya peningkatan rata-rata skor MMSE sebelum dan sesudah terapi puzzle jigsaw. Serta didapatkan nilai P < 0.001 dan nilai r sebesar -0,85, sehingga hasil analisa statistik tersebut menunjukkan bahwa P value < 0.05.
Kesimpulan: Terdapat pengaruh pemberian terapi puzzle jigsaw serta memiliki pengaruh besar terhadap peningkatan fungsi kognitif lansia di Panti Pelayanan Sosial Lanjut Usia (PPSLU) Dewanata Cilacap.
No other version available