Text
Pengaruh Permainan Kursi Goyang Terhadap Tanda Gejala Dan Kemampuan Mengontrol Halusinasi Pada Pasien
Latar Belakang: Gejala yanag sering ditemukan pada orang gangguan jiwa adalah halusinasi. Jumlah penderita halusinasi di Yayasan Lali Jiwa dan Panti Martani menjadi salah satu gejala yang paling banyak. Belum terlaksananya strategi pelaksanaan dengan baik menjadikan responden belum bisa mengetahui bagaimana cara menurunkan tanda gejala dan kemampuana mengontrol halusinasi, sehingga perlu adanya intervensi dan edukasi kepada responden dengan menggunakan permainan kursi goyang agar menstimulasi kognitif dan meningkatkan fokus pasien sekaligus agar pembelajaran lebih menarik bagi responden.
Tujuan Penelitian: Mengetahui pengaruh permainan kursi goyang terhadap tanda gejala dan kemampuan mengontrol halusinasi pada pasien.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode Quasy Exsperimen with control group pre test and post test. Jumlah responden sebanyak 62 responden dengan menggunakan purposive sampling. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon.
Hasil: Tanda gejala responden pada kelompok kelompok eksperimen pre test (7.26%) dan post test (3.13%), sedangkan pada kelompok kontrol pre test (6.87%) dan post test (8.10%). terjadi penurunan tanda gejala pada kelompok eksperimen sebesar (4.13%) dan terjadi kenaikan sebesar (1.23%) pada kelompok kontrol. Kemampuan mengontrol halusinasi pada kelompok eksperimen pre test (3.77%) dan post test (9.35%), sedangkan pada kelompok kontrol pre test (4.06%) dan post test (5.48%) peningkatan kemampuan mengontrol halusinasi pada kelompok eksperimen sebesar (5.75%) dan kelompok kontrol (1.42%). Nilai p value pada kelompok eksperimen 0.000
No other version available