Text
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Kecemasan Pada Ibu Bayi Asfiksia Neonatorum Di RSUD Banyumas
LatarBelakang : Bayi Asfiksia Merupakan kondisi bayi lahir yang dimana kekurangan kombinasi oksigen dapat menyebabkan cedera pada otak bahkan dapat menyebabkan kematian pada bayi. Ada beberapa faktor yang membuat bayi Asfiksia mengalami gagal nafas, faktor persalinan yang mencakup partus lama, tindakannya seperti ekstrasi vakum, ekstraksi forcep dan sectio caesarea. Selain itu, juga dapat disebabkan oleh depresi kelahiran, infeksi dan obat-obatan yang digunakan selama persalinan.
Tujuan : Mengetahui Tingkat Pengetahuan dengan Kecemasan Ibu Bayi Asfiksia Neonatorum di RSUD Banyumas
Metode : Penelitian ini menggunakan penelitian Kuantitatif dengan kuesioner. Desain penelitian survei Analitik menggunakan pendekatan cross sectional. Analisa menggunakan univariat dan bivariat Uji Korelasi Spearman. Sampel penelitian ini adalah Ibu Bayi Asfiksia di RSUD Banyumas dengan jumlah 30 Responden dengan teknik simple random sampling pada bulan Juni-Juli 2023. Instrumen menggunakan lembar kuesioner Tingkat Pengetahuan (Skala Guttman) dan Kuesioner Kecemasan (Skala Likert). Hasil Cronbach (>0,6). Hasil uji reliabilitas Tingkat Pengetahuan 0,827 dan Kecemasan Alpha Cronbach (>0,6). Hasil uji reliabilitas 0,829 sehingga kuesioner dikatakan reliabel.
Hasil : Terdapat hasil korelasi 0,575 (korelasi kuat) dan terdapat signifikasi antar variable dengan p value 0,001.
Kesimpulan : Ada Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Kecemasan Ibu dengan Bayi Asfiksia Neonatorum
No other version available