Text
Efektivitas Pemberian Senam Rematik Terhadap Fleksibilitas Sendi Patella Pada Lansia Dengan Rheumatoid Arthritis Di Posyandu Lansia Desa Mipiran Purbalingga
Latar Belakang: Berdasarkan data dari Riskesdas tahun 2018 memperkirakan bahwa 7,30% penduduk Indonesia menderita rheumatoid arthritis. Rheumatoid arthritis (RA) adalah penyakit kronis yang menyebabkan nyeri, pembengkakan, kekakuan sendi, dan pergerakan sendi yang terbatas. Penyakit rematik autoimun yang paling umum, rheumatoid arthritis adalah kondisi peradangan kronis yang merusak sendi secara permanen, dimana sistem kekebalan tubuh, yang biasanya menjaga tubuh dari infeksi dan penyakit, menyerang jaringan sendi untuk alasan yang tidak diketahui.
Tujuan: Untuk mengetahui efektivitas dilakukannya senam rematik terhadap fleksibilitas sendi patella pada lansia dengan rheumatoid arthritis.
Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah metode Pre-Experimental one group pre-test post-test. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 31 orang yang diambil dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan SOP senam rematik dan Long-arm universal goniometer (UG) untuk pengukuran fleksibilitas sendi patella. Data dianalisis menggunakan uji statistik Wilcoxon.
Hasil: Terdapat peningkatan rata-rata nilai fleksibilitas sendi patella kanan dan patella kiri sebelum dan sesudah pemberian senam rematik. Serta didapatkan nilai P 0.005 untuk patella kanan dan nilai P 0.001 untuk patella kiri. Dari kedua data hasil analisa statistik tersebut menunjukkan bahwa P value < 0.05.
Kesimpulan: Terdapat pengaruh pemberian senam rematik terhadap fleksibilitas sendi patella pada lansia penderita rheumatoid arthritis di posyandu lansia desa Mipira Purbalingga.
No other version available