Text
Analisis Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) Di Rumah Sakit Tentara Wijayakusuma Purwokerto
Latar Belakang : BBLR adala bayi lahir dengan berat badan kurang dari 2.500 gram. BBLR merupakan penyebab kematian neonatal terbanyak di Indonesia pada tahun 2021. Kejadian BBLR dapat mengakibatkan bayi mengalami kegagalan pertumbuhan, gangguan perkembangan kognitif, dan menderita penyakit kronis.
Tujuan : Untuk mengetahui apa saja faktor – faktor yang berhubungan dengan kejadian BBLR di RST Wijayakusuma Purwokerto Tahun 2022
Metode : Desain penelitian survey analitik dengan rancangan case control dan pendekatan retrospektif. Populasi penelitian adalah semua catatan medis ibu yang melahirkan di RST Wijayakusuma Purwokerto Tahun 2022 dengan jumlah sampel 64 yaitu 32 kelompok kasus dan 32 kelompok kontrol. Teknik sampling menggunakan total sampling dan simple random sampling. Instrumen yang digunakan lembar pengumpulan data dan lembar check list. Analisa yang digunakan uji Chi-Square dan uji regresi logistik berganda.
Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pekerjaan (p=0,043), usia kehamilan (p=0,010), jarak kehamilan (p=0,034), Anemia (p=0,001), Hipertensi (p=0,025), dan KPD (p=0,008) dengan kejadian BBLR. Hasil dari analisis Multivariat menunjukkan faktor yang paling dominan adalah Anemia (p=0,000).
Kesimpulan : Terdapat hubungan antara pekerjaan, usia kehamilan, jarak kehamilan, Anemia, Hipertensi, dan KPD. Anemia adalah faktor yang paling dominan berhubungan dengan kejadian BBLR di RST Wijayakusuma Purwokerto Tahun 2022.
No other version available