Text
Efektivitas Kegiatan Meronce Dengan Media Manik-Manik Dan Media Origami Untuk Perkembangan Motorik Halus Pada Anak Usia Prasekolah Di TK Pertiwi Sokaraja Kulon
Latar Belakang : Perkembangan motorik halus adalah gerakan yang dilakukan
menggunakan otot kecil yang membutuhkan kecermatan dan koordinasi tangan dan
mata. Salah satu kegiatan yang dapat meningkatkan kemampuan motorik halus
anak usia dini adalah kegiatan meronce dan kegiatan origami.
Tujuan Penelitian : Mengetahui efektifitas kegiatan meronce dengan media
manik-manik dan media origami untuk perkembangan motorik halus pada anak usia
prasekolah di TK Pertiwi Sokaraja Kulon.
Metode : Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif quasi
experimental design menggunakan pendekatan with pretest posttest kontrol grup
desain. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling dengan jumlah 34
responden. Analisis data menggunakan uji willcoxon.
Hasil : Perkembangan motorik halus kelompok meronce sebelum dilakukan
perlakuan (88,2%) katagori sesuai, setelah diberikan perlakuan naik menjadi
(94,1%) katagori sesuai. Sedangkan perkembangan kelompok origami sebelum
diberikan perlakuan (82,4%) katagori sesuai, setelah dilakukan perlakuan naik
menjadi (88,2%) katagori sesuai. Efektifitas kegiatan meronce dan origami p-value
0,508 dengan rata-rata meronce 2,71 dan origami 2,47. Dari nilai rata-rata kegiatan
meronce lebih efektif untuk perkembangan motorik halus anak.
Kesimpulan : Kegiatan meronce dengan media manik-manik lebih efektif dalam
peningkatan perkembangan motorik halus anak usia prasekolah di TK Pertiwi
Sokaraja Kulon.
No other version available