Text
Hubungan Antara Tugas Perkembangan Keluarga Dan Tugas Perkembangan Remaja Dengan Perilaku Agresif Remaja Di SMP N 2 Punggelan
Latar Belakang : Perilaku agresif adalah perilaku yang merugikan baik secara verbal maupun fisik yang cenderung merugikan orang lain dan bersifat destruktif. Agresif juga dapat berupa segala bentuk keinginan yang diarahkan pada tujuan untuk menyakiti atau melukai seseorang. Konsep agresif mengacu pada perilaku yang dirancang untuk menyebabkan bahaya atau rasa sakit pada seseorang.Terdapat 4 aspek perilaku agresif yaitu secara fisik, verbal, marah (anger), dan permusuhan (hostility). Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi perilaku agresif salah satunya yaitu faktor eksternal seperti pola asuh orang tua, keluarga, dan teman sebaya.
Tujuan :Mengetahui hubungan antara tugas perkembangan keluarga dan tugas perkembangan remaja dengan perilaku agresif di SMP Negeri 2 Punggelan.
Metodologi :Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Teknik sampling dalam penelitian ini yaitu Teknik Stratified random sampling dengan jumlah sampel yang digunakan sebnayak 60 responden SMP Negeri 2 Punggelan.
Hasil Penelitian : Hasil uji chi square hubungan tugas perkembangan keluarga dengan perilaku agresif didapatkan p-value = 0.000 (p < 0.05). Dan hubungan tugas perkembangan remaja dengan perilaku agresif didapatkan p-value = 0.001 (p < 0.05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tugas perkembangan keluarga dan tugas perkembangan remaja dengan perilaku agresif di SMP Negeri 2 Punggelan.
Kesimpulan : Terdapat hubungan antara tugas perkembangan keluarga dan tugas perkembangan remaja dengan perilaku agresif di SMP Negeri 2 Punggelan.
No other version available