Text
Analisis Keaktifan Lansia Dengan Kemandirian Lansia Di Posyandu Lansia Desa Tambakserang
Latar Belakang : Masa lanjut usia merupakan sebuah tahap akhir kehidupan yang penting untuk diperhatikan kesehatannya. Hal ini karena pada lanjut usia akan mengalami penurunan daya tahan fisik sehingga rentan terhadap serangan penyakit. Semakin tua umur seseorang, maka akan semakin menurun kemampuan fisiknya, hal ini dapat mengakibatkan kemunduran yang akan mengakibatkan gangguan dalam hal mencukupi kebutuhan hidupnya atau dengan kata lain akan menurunkan tingkat kemandirian lansia tersebut. Posyandu lansia merupakan salah satu program yang diadakan oleh pemerintah dengan tujuan utama untuk memelihara kesehatan lansia.
Tujuan : Untuk mengetahui hubungan antara keaktifan lansia mengikuti posyandu lansia dengan tingkat kemandirian lansia di posyandu lansia desa Tambakserang.
Metode : Penelitian kuantitatif observasional analitik. Sedangkan rancangan penelitian ini menggunakan rancangan case control. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Kriteria inklusi pada penelitian ini yaitu seluruh lansia berumur >60 tahun, dengan jumlah sampel sebanyak 68 responden. Instrumen penelitian menggunkan kuisioner katz indeks. Data dianalisis dengan menggunakan uji Fisher:s Exact Test.
Hasil : Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat kemandirian lansia yang tergolong aktif dengan kemandirian tinggi sebanyak 94,1%, sementara pada lansia yang tidak aktif yang termasuk memiliki kemandirian tinggi hanya 67,6% dan 17,6% termasuk ke dalam tingkat kemandirian rendah. Hasil analisa menggunakan Uji Fisher Exact Test didapatkan nilai sebesar (p) = 0,025 dan nilai koefisiensi korelasi (r) = 0,297.
Kesimpulan : Terdapat hubungan yang signifikan antara keaktifan lansia dengan kemandirian lansia dalam mengikuti posyandu lansia di Desa Tambakserang. Kekuatan hubungan tergolong ke dalam kekuatan hubungan yang cukup.
No other version available