Text
Perbedaan Pengetahuan Pencegahan DBD Dengan Perilaku Pencegahan DBD Pada Masyarakat Di Desa Ngalian Kecamatan Wadaslintang Kabupaten Wonosobo
Latar Belakang: Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang berasal dari nyamuk aedes aegypti terutama di daerah tropis. Penyebaran DBD semakin banyak hal ini ditandai dengan prevalensi penyakit yang tinggi dan peningkatan pesat jumlah kasus DBD di Indonesia. Kasus demam berdarah akan menjadi pusat perhatian kesehatan di Indonesia pada tahun-tahun mendatang.
Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui perbedaan pengetahuan dan perilaku pencegahan DBD pada masyarakat
Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain case control. Teknik Sampling yang digunakan adalah Total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 44 responden yaitu 22 kelompok pernah terkena DBD dan 22 kelompok tidak pernah terkena DBD. Penelitian dilakukan di Desa Ngalian Kecamatan Wadaslintang Kabupaten Wonosobo.
Hasil Penelitian:. Penelitian ini memiliki mean pengetahuan pencegahan DBD pada masyarakat pernah terkena DBD 7,36 dan masyarakat tidak pernah terkena DBD 8,36 Perilaku pencegahan DBD pada masyarakat pernah terkena 19,31 , dan masyarakat tidak pernah terkena DBD 27, setelah di lakukan perhitungan terdapat perbedaan pengetahuan dan perbedaan perilaku pencegahan DBD pada masyarakat di Desa Ngalian Kecamatan Wadaslintang Kabupaten Wonosobo dengan p-value 0,005 untuk pengetahuan dan p-value 0.000 untuk perilaku
Kesimpulan: Dalam penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara pengetahuan dan perilaku pencegahan DBD pada masyarakat pernah terkena DBD dan masyarakat tidak terkena DBD.
No other version available