Text
Hubungan Faktor Sosio-Demografis dan Status Gizi Dengan Hipertensi Pada Lansia Di Desa Kedungwuluh Lor Kecamatan Patikraja
Latar Belakang : Hipertensi adalah penyakit tekanan darah tinggi di mana tekanan darah sistolik meningkat lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi hipertensi salah satunya yaitu faktor sosio-demografis dan faktor status gizi. Faktor sosio-demografis meliputi faktor usia, jenis kelamin, pendidikan dan pekerjaan.
Tujuan : Mengetahui hubungan antara faktor sosio-demografis dan status gizi dengan hipertensi pada Lansia di Desa Kedungwuluh Lor Kecamatan Patikraja.
Metodologi : Jenis penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan desain deskriptif analitik pendekatan cross-sectional. Teknik sampling dalam penelitian ini yaitu Teknik total sampling jumlah sampel yang digunakan 80 responden lansia di Posyandu Desa Kedungwuluh Lor.
Hasil Penelitian : Hasil uji chi square didapatkan p-value = 0.044 (p < 0.05) terdapat hubungan yang signifikan usia dengan hipertensi. p-value = 0.193 (p > 0.05) tidak terdapat hubungan yang signifikan jenis kelamin dengan hipertensi. p-value = 0.000 (p < 0.05) terdapat hubungan yang signifikan pendidikan dengan hipertensi. p-value = 0.002 (p < 0.05) terdapat hubungan yang signifikan pekerjaan dengan hipertensi. p-value = 0.000 (p < 0.05) terdapat hubungan yang signifikan status gizi dengan hipertensi.
Kesimpulan : Terdapat hubungan antara usia, pendidikan, pekerjaan, dan status gizi dengan hipertensi pada lansia di Desa Kedungwuluh Lor kecamatan Patikraja. Tidak terdapat hubungan antara jenis kelamin dengan hipertensi pada lansia di Desa Kedungwuluh Lor kecamatan Patikraja.
No other version available