Text
Pengaruh Edukasi Mirror Therapy Terhadap Pengetahuan Sikap dan Perilaku Keluarga Pada Pasien Stroke Dengan Media Video
Latar belakang: Terapi pasca stroke merupakan bagian dari perawatan yang perlu dilakukan oleh penderita stroke. Mirror Therapy dapat menjadi intervensi teraupetik alternatif untuk meningkatkan kinerja gerakkan anggota tubuh yang terganggu.
Tujuan: Mengetahui pengaruh edukasi mirror therapy terhadap pengetahuan sikap dan perilaku keluarga pada pasien stroke dengan media video.
Metode: Desain penelitian pra-eksperimen dengan non-randomized and post-test without control group design. Penelitian dilakukan di RSUD Ajibarang dengan 54 rerponden dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian adalah kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji wilcoxon
Hasil : Hasil bahwa usia rata-rata yaitu 36,15 tahun. Jenis kelamin perempuan (66,7%). Tingkat pendidikan yang dominan yaitu SMP (44,4%). Pekerjaan yang paling dominan yaitu buruh (42,6%). Tingkat pengetahuan awal yang paling dominan pada kategori cukup (48,1%) setelah mirror terapi dalam kategori cukup (59,3%). Sikap keluarga awal yang paling dominan pada kategori positif (61,1%) setelah terapi dalam kategori positif (74,1%). Perilaku keluarga awal yang paling dominan pada kategori baik (55,6%) setelah terapi dalam kategori baik (75,9%). Terdapat pengaruh edukasi mirror terapi terhadap pengetahuan, sikap dan perilaku keluarga pasien stroke dengan media video di RSUD Ajibarang p value < 0,05.
Kesimpulan : Terdapat pengaruh edukasi mirror terapi terhadap pengetahuan, sikap dan perilaku keluarga pasien stroke dengan media video.
No other version available