Text
Pengaruh Hidroterapi Terhadap Gula Darah Sewaktu Pasien Diabetes Melitus Tipe 2
Latar Belakang: Diabetes melitus tipe 2 memiliki prevalensi sekitar 90% dari keseluruhan diabetes di seluruh dunia dan mendapat peringkat terbanyak di Kabupaten Banyumas. Penatalaksanaan diabetes melitus tipe 2 memerlukan 5 pilar utama diantaranya diet, latihan fisik, monitor gula darah, edukasi dan terapi obat. Upaya lain yang bisa praktekan dalam manajemen hipergikemi yaitu terapi alternatif seperti hidroterapi.
Tujuan: Menganalisa pengaruh hidroterapi terhadap kadar gula darah sewaktu pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Sumbang 1.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif pra experimental menggunakan pre test and post tes two group with control dsign. Sampel penelitian pasien diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Sumbang 1 berjumlah 44 orang terbagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok intervensi 22 orang dan kelompok kontrol 22 orang. Teknik sampling pada penelitian menggunakan purposive sampling.
Hasil: Responden dalam penelitian ini mayoritas perempuan pada usia 57-62 tahun (26,3%) pada kelompok hidroterapi dan usia 51-68 tahun (22,7%) pada kelompok kontrol. Tingkat pendidikan terbanyak yaitu sekolah dasar. Pekerjaan terbanyak kelompok hidrotrapi dan kontrol yaitu sebagai ibu rumah tangga dan lama menderita diabetes melitus tipe 2 terbanyak pada 1-5 tahun. Hasil uji paired t test nilai P value 0,000 pada kelompok hidroterapi dan pada kelompok kontrol nilai P value 0,087.
Kesimpulan: Terdapat pengaruh hidroterapi terhadap penurunun kadar gula darah sewaktu pada kelompok intervensi penderita diabetes melitus tipe 2.
No other version available