Text
Pengaruh Stimulasi Menggambar sederhana Terhadap Koordinasi Tangan Dan Mata Pada Anak Dengan Retardasi Mental Usia 7 - 8 Tahun Di Kabupaten Banyumas
Latar Belakang : Perkembangan koordinasi tangan dan mata anak retardasi mental berbeda dengan anak normal, diperlukan adanya stimulasi yang dapat meningkatkan perkembangan koordinasi tangan dan mata.
Tujuan : Untuk membuktikan adanya pengaruh stimulasi menggambar sederhana terhadap koordinasi tangan dan mata pada anak dengan retardasi mental usia 7 - 8 tahun di Kabupaten Banyumas.
Metode : Metode penelitian kuantitatif dan penggunaan desain quasi-eksperiment dengan rancangan non-equivalent control group. Responden pada penelitian ini yaitu anak retardasi mental usia 7-8 tahun di kabupaten Banyumas. Dengan pengambilan sampel responden menggunakan teknik total Sampling yang berjumlah 32 anak, yang dibagi menjadi 16 anak sebagai kelompok eksperimen dan 16 anak sebagai kelompok kontrol.
Hasil : Didapatkan sebagian besar anak retardasi mental dengan down syndrome sebanyak 13 (41%) dari 32 anak, sedangkan berdasarkan level terbanyak yaitu retardasi mental ringan 20 (63%) dari 32 anak. Mayoritas adalah anak berusia 7 tahun sebanyak 19 (59%) dan berjenis kelamin laki-laki 22 (69%). Hasil penelitian ini menggunakan uji paired sample t test terhadap perkembangan koordinasi tangan dengan nilai signifikan kelompok eksperimen (0,005) dan kelompok kontrol (0,001) (p ≤ 0.005) dan uji independent sample t test dengan nilai signifikan (0,121) (p ≥ 0,005).
Kesimpulan : Ada pengaruh stimulasi menggambar sederhana terhadap perkembangan koordinasi tangan dan mata dengan nilai signifikan 0,001 (p ≤ 0.005).
No other version available