Text
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) Terhadap Tingkat Pengetahuan Anggota Pokdarwis Di Desa Karangsalam Lor Baturaden
Latar Belakang:Kecelakaan merupakan kondisi darurat yang bersifat mengancam jiwa dan membutuhkan pertolongan dengan segera, serta dapat terjadi pada siapa saja, kapan saja dan dimana saja. Pertolongan pertama adalah upaya untuk membantu dan memberikan perawatan sementara kepada korban kecelakaan sebelum mendapatkan bantuan tambahan yang sempurna dari dokter atau paramedis. Dampak dari pertolongan petama yang tidak ditangani dengan segera bisa memiliki resiko perdarahan, syok dan kematian yang tinggi.
Tujuan: Mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) terhadap tingkat pengetahuan anggota pokdarwis di desa karangsalam lor baturaden.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain pre experimental with one group pre and posttest without control group design. Populasi dan sampel berjumlah 26 orang dengan teknik total sampling. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon.
Hasil: Sebagian besar responden sebelum diberikan pendidikan kesehatan mempunyai tingkat pengetahuan kategori baik sebanyak 4 responden pokdarwis (15,5%) dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan tingkat pengetahuan meningkat sebanyak 21 responden pokdarwis (80,8%). Tingkat pengetahuan responden sebelum pendidikan kesehatan diperoleh nilai rata-rata sebesar 8,65
dan sesudah pendidikan kesehatan diperoleh nilai rata-rata sebesar 12,03. Hasil Uji Wilcoxon diperoleh nilai Z sebesar -4,305 dan p value = 0,01.
Kesimpulan: Pendidikan kesehatan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) dapat mempengaruhi tingkat pengetahuan anggota pokdarwis di desa karangsalam lor baturaden.
No other version available