Text
Hubungan Tingkat Pendidikan, Status Sosial Ekonomi Dan Praktik Penyapihan Dini Pada Balita Dengan Ibu Yang Bekerja Di Dukuhwringin Brebes
Pemutusan pemberian ASI (penyapihan) secara dini dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu faktor dari ibu, faktor anak dan faktor sikap. Salah satu faktor dari ibu adalah pekerjaan, yaitu seorang ibu yang sibuk bekerja berpengaruh pada kurangnya waktu dalam menyusui anak cenderung akan cepat melakukan penyapihan lebih awal, faktor pengetahuan ibu tentang penyapihan juga sangat berperan, yaitu seorang ibu dengan pengetahuan baik tentang ASI dan waktu yang tepat untuk menyapih anaknya. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan tingkat pendidikan, status sosial ekonomi dengan praktik penyapihan dini balita pada ibu yang bekerja di Desa Dukuhwringin Brebes. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Cross Sectional. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini merupakan ibu yang bekerja di Desa Dukuhwringin Brebes sebanyak 71 responden dengan teknik probability sampling. Analisa data menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian didapatkan bahwa pendidikan responden yang paling dominan adalah SMA (76,1%). Sosial ekonomi responden yang paling dominan adalah >UMR (64,8%). Praktik penyapihan dini responden yang paling dominan adalah disapih (67,6%). Tidak terdapat hubungan pendidikan dengan praktik penyapihan dini balita pada ibu yang bekerja di Desa Dukuhwringin Brebes dengan p value 0,140 (p>0,05). hubungan status sosial ekonomi dengan praktik penyapihan dini balita pada ibu yang bekerja di Desa Dukuhwringin Brebes dengan p value 0,030 (p>0,05).
No other version available