Text
Hubungan Pengetahuan Kejang Demam Dengan Keterampilan Ibu Tentang Pertolongan Pertama Pada Anak Usia Toddler
Latar Belakang: Kejadian kejang demam di Indonesia banyak terjadi pada anak usia toodler dan berisiko kejang demam berulang. Pengetahuan merupakan faktor penting bagaimana seorang ibu akan terampil dalam memberi pertolongan kejang demam anak. Observasi awal pada ibu di Desa Wanayasa yang memiliki anak usia toodler menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan tentang pertolongan kejang demam masih kurang.
Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pengetahuan kejang demam dengan keterampilan ibu tentang pertolongan pertama pada anak usia toddler.
Metode: Merupakan penelitian kuantitatif Observasional Analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 57 ibu dengan anak usia 1-3 tahun di Desa Wanayasa, dengan teknik total sampling. Intrumen penelitian menggunakan kuesioner.
Hasil: Responden terbanyak dengan usia 20-25 tahun yaitu 30 responden (52,63%), responden terbanyak dengan jenis kelamin anak perempuan yaitu 40 responden (70,18%), responden terbanyak dengan pendidikan SMA/Sederajat yaitu 27 responden (47,37%), responden terbanyak dengan pekerjaan ibu rumah tangga yaitu 32 responden (56,14%). Sebanyak 24 (42,11%) responden memiliki pengetahuan kejang demam yang baik, sebanyak 39 (68,42%) responden memiliki keterampilan dalam pertolongan pertama kejang demam yang cukup baik. Hasil uji Spearman didapat P value 0,000
No other version available