Text
Hubungan Pola Asuh Dan Gaya Hidup Terhadap Kesehatan Mental Remaja Di SMA Negeri 3 Purwokerto
Latar Belakang: Gejala gangguan mental dapat berupa ansietas atau kecemasan, depresi, gangguan tidur, ide bunuh diri atau menyakiti diri sendiri dan percobaan bunuh diri. Minimnya peran keluarga dalam pengasuhan anak dapat menyebabkan terjadinya kenakalan dan gangguan mental pada remaja. Gangguan mental selain dipengaruhi oleh pola asuh juga dipengaruhi oleh gaya hidup. Gaya hidup sehat dapat mengurangi kerentanan remaja terhadap stres dan dapat meningkatkan kesejehateraan mental.
Tujuan: untuk mengetahui hubungan pola asuh dan gaya hidup terhadap kesehatan mental remaja di SMA Negeri 3 Purwokerto. Untuk mengetahui apakah ada hubungan pola asuh dan gaya hidup terhadap Kesehatan mental remaja di sma negeri 3 purwokerto.
Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Cross Sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 80 responden dengan teknik Cluster Random fsampling. Analisa data menggunakan uji Chi square.
Hasil Penelitian: Hasil penelitian ini menunjukan bahwa usia yang paling dominan yaitu usia 16 tahun (71,3%) dan jenis kelamin yang paling dominan yaitu jenis kelamin perempuan (66,3%). pola asuh yang paling dominan yaitu pola asuh demokratis (61,3%). Gaya hidup remaja di SMA Negeri 3 Purwokerto yang dominan yaitu kategori cukup (42,5%). Kesehatan mental remaja di SMA Negeri 3 Purwokerto yang paling dominan yaitu tidak mengalami sebanyak 58 siswa (72,5%).
Kesimpulan: Terdapat hubungan pola asuh dan gaya hidup terhadap kesehatan mental remaja di SMA Negeri 3 Purwokerto dengan p value < 0,05.
No other version available