Text
Pengaruh Program Tuma Perdi (Tutorial Menekan Angka Pernikahan Dini) Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Remaja Tentang Pernikahan Dini Di Desa Kotayasa
Latar Belakang: Pernikahan dini terjadi diberbagai wilayah terlebih di Jawa Tengah. Hal ini dapat memicu kemiskinan di wilayah tersebut. Menurut Sri Wahyuni Dinas Perempuan dan Anak Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2019 terdapat 2.049 anak yang melangsungkan pernikahan dini. Setelah ditelusuri di Banyumas Sendiri Kecamatan yang paling banyak melangsungkan pernikahan dini adalah Kecamatan Sumbang, yaitu sebesar 423 banyaknya jumah pernikahan di Kecamatan Sumbang terdapat 22% pasangan suami istri yang melakukan pernikahan dini.
Tujuan Penelitian: mengetahui Pengaruh Program TUMA PERDI (Tutorial Menekan Angka Pernikahan Dini) Terhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja Tentang Pernikahan Dini di Desa Kotayasa
Metode Penelitian: Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian pre eksperiment. Dimana sebelum memberikan program TUMA PERDI remaja akan melakukan pretest dan post test.
Hasil: Rata-rata usia responden adalah 17-18 tahun. Sikap remaja terhadap pernikahan dini sebelum dan sesudah diberikan program “TUMA PERDI†memiliki rata-rata sebesar 37,47 dan rata-rata setelah diberikan program “TUMA PERDI†64,91, yang artinya mengalami kenaikan sebanyak 27,44.
Kesimpulan: Sehingga hasil dari penelitian menunjukan bahwa pengetahuan dan sikap para responden menunjukan peningkatan. Dengan menggunakan poster dan video terbukti memberikan pengaruh pengetahuan dan sikap para remaja. Berdasarkan identifikasi hasil penelitian ditemukan perubahan besar responden mengalami peningkatan sikap yang lebih positif, responden juga memiliki pengetahuan yang cukup tentang pernikahan dini. Responden juga memiliki motivasi yang cukup dibuktikan dengan, responden memiliki interaksi yang aktif dengan peneliti dan responden dapat merespon pertanyaan yang peneliti berikan.
No other version available