Text
Pengaruh Edukasi Latihan Plastisin Terhadap Pengetahuan Keluarga Dalam Upaya Rehabilitasi Pasien Pasca Stroke Di RSUD DR. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga
Latar Belakang: Stroke merupakan penyebab kematian nomor tiga di Indonesia setelah penyakit jantung dan kanker. Tanda dari stroke adalah ketika pembuluh darah otak tersumbat atau pecah, dapat menyebabkan kelumpuhan pada beberapa sisi tubuh, dan kehilangan kesadaran. Salah satu kegunaan Latihan plastisin untuk rehabilitasi pasien stroke. Latihan menggunakan plastisin diberikan kepada keluarga untuk menambah pengetahuan dan membantu pasien pasca stroke mengembangkan kekuatan tubuh bagian atas dan cengkeraman tangan.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi latihan plastisin terhadap pengetahuan keluarga dalam upaya rehabilitasi pasien pasca stroke di RSUD Dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan pendekatan Pre-Eksperimental. Sampel dalam penelitian ini adalah keluarga pasien pasca stroke, sebanyak 30 responden dengan teknik pengambilan total sampling. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon.
Hasil: Hasil penelitian ini pada uji wilcoxon pengetahuan keluarga pada pasien pasca stroke menunjukkan bahwa nilai Z hitung sebesar – 4.044 dengan nilai signifikan sebesar 0,000 yang artinya ada peningkatan pemahaman keluarga pasien pasca stroke mengenai latihan plastisin.
Kesimpulan: pengetahuan keluarga meningkat setelah diberikan edukasi latihan plastisin menggunakan media leaflet, karena materi yang disajikan tersusun atas gambar lebih mudah untuk dipahami sehingga memudahkan pemahaman keluarga pasien mengenai rehabilitasi pasien pasca stroke.
No other version available