Text
Gambaran Peran Perawat Dalam Memandirikan Ibu Untuk Memenuhi Kebutuhan Perawatan Perinatal Di RSUD Ajibarang
Latar Belakang : Angka Kematian Bayi (AKB) masih menjadi isu utama dalam kesehatan global dan menjadi salah satu indikator penting dalam kualitas kesehatan masyarakat terutama kesehatan anak. Perawat berperan dalam meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan pada perawatan bayi baru lahir. Penelitian ini dilakukan agar setelah melahirkan ibu harus dapat mandiri memenuhi kebutuhan perawatan perinatal.
Tujuan : Memperoleh gambaran tentang peran perawat dalam memandirikan ibu untuk memenuhi kebutuhan perawatan perinatal di RSUD Ajibarang.
Metodologi : Penelitan ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Instrumen menggunakan panduan wawancara, lembar observasi dan catatan lapangan. Teknik sampling purposive sampling dengan sampel 13 partisipan yaitu 3 perawat, 5 ibu postpartum, dan 5 keluarga.
Hasil Penelitian : Pemberian ASI Eksklusif dan perawatan mata dimandirikan, perawatan tali pusat dan memandikan bayi tidak dimandirikan, dan pijat bayi tidak dilakukan. Mencegah infeksi, komplikasi, dan cedera masih dilakukan perawat, memberikan konseling pemberian ASI dan menu menyusui sudah dimandirikan, memberikan edukasi perawatan bayi baru lahir dan berkolaborasi dengan tim kesehatan lain, termasuk ahli gizi sudah dilakukan.
Kesimpulan : Peran perawat sebagai care giver, perawatan mata dan pemberian ASI sudah dimandirikan, perawatan tali pusat dan memandikan bayi belum dimandirikan, dan pijat bayi tidak dilakukan. Peran perawat sebagai client advocate, mencegah infeksi, komplikasi, dan cedera dilakukan perawat. Peran perawat sebagai consellor, menyusui dan menu menyusui sudah dilakukan. Peran perawat sebagai educator, memberikan edukasi perawatan bayi baru lahir dilakukan. Peran perawat sebagai collaborator, berkolaborasi dengan tim kesehatan lain dilakukan.
No other version available