Text
Hubungan Screen Time Terhadap Perkembangan Sosial Anak Usia Prasekolah Di Kecamatan Karanglewas
Latar Belakang: Tahap prasekolah (usia 3-6 tahun) sangat penting bagi perkembangan anak. Kementerian Kesehatan mendefinisikan screen time sebagai waktu yang dihabiskan menggunakan smartphone, laptop, atau televisi. Munculnya perangkat seluler telah mengubah anak-anak mengalami screen time, termasuk menonton konten televisi di smartphone, menonton di luar rumah. Indonesia menduduki peringkat teratas sebagai negara yang paling ketagihan smartphone dengan penggunaan selama 181 menit per hari, filipina 174 menit per hari dan tiongkok 170 menit per hari.
Tujuan: Mengetahui Hubungan Screen Time Terhadap Perkembangan Sosial Anak Usia Prasekolah di Kecamatan Karanglewas.
Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak usia prasekolah di 24 Taman Kanak-Kanak Kecamatan Karanglewas berjumlah 687 siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 253 anak. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling.
Hasil: Umur anak 6 tahun sebanyak 148 anak (58,5%), berjenis kelamin laki-laki sebanyak 128 anak (50,6%), pendidikan orangtua SMP sebanyak 94 orangtua (37,2%), orangtua bekerja sebanyak 131 orangtua (51,8%). Gambaran screen time di TK Kecamatan Karanglewas yaitu kategori tinggi sebanyak 205 anak (81,0%). Perkembangan sosial di TK Kecamatan Karanglewas kategori kurang sebanyak 116 anak (45,8%). Hasil uji chi square nilai p-value 0,001
No other version available