Text
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Overweight Pada Siswa SMP
Latar Belakang : Menurut data Riskesdas 2018, 1 dari 7 remaja Indonesia mengalami kelebihan berat badan yang berpeluang besar menjadi obesitas. Angka obesitas pada anak usia 5-12 tahun juga tinggi yakni 9,2%, 13- 15 tahun 4,8 % dan usia 16-18 tahun 4%. Overweight dapat disebabkan oleh beberapa faktor antara lain faktor eksternal (tingkat sosial ekonomi, pengetahuan gizi, budaya) faktor internal (pola konsumsi, aktifitas fisik, faktor psikolog).
Tujuan : Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian overweight pada siswa SMP Negeri 4 Banjar.
Metode : Jenis penelitian ini ialah observasional analitik dengan pendekatan studi kuantitatif-kualitatif. Sampel penelitian berjumlah 66 siswa dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Data responden diambil dengan teknik wawancara menggunakan form semi FFQ dan status gizi menggunakan antropometri.
Hasil : Pada penelitian ini didapatkan sebanyak 31 (47%) memiliki pola makan yang cukup baik dan 35 (53%) siswa memiliki pola makan > 3 kali sehari. Sebanyak 44 (66,7%) siswa sering melakukan aktivitas fisik ringan, Sementara 22 siswa (33.3%) dengan aktivitas sedang Sebanyak 51 siswa (77.3%) memiliki orang tua dengan pendapatan lebih dan 15 (22.7%) siswa memiliki uang jajan yang cukup Sebanyak 36 dan 30 (54.5% vs 45.5%) siswa masing-masing memiliki pengetahuan tentang gizi yang baik dan tidak baik.
Kesimpulan : Kejadian overweight pada siswa SMP berkaitan erat dengan pola makan, pengetahuan gizi, aktivitas fisik dan pendapatan orang tua..
No other version available