Text
Pengaruh Pendiidkan Kesehatan Bantuan Hidup Dasar Dengan Media Animasi Terhadap Tingkat Pengetahuan Pecinta Alam Mapala Satria UMP
Latarbelakang: Mapala Satria Ump Purwokerto memiliki 5 divisi, diantaranya Mountaineering, Panjat tebing, Penelusuran gua, Arung Jeram. Anggota Mapala Satria dituntut untuk dapat melakukan pertolongan pertama dikarenakan pada tahun 2022 terdapat ada 1 insiden, 2 wisatawan dari luar kota meninggal dunia saat melakukan arung jeram di Kali Serayu. Pengetahuan tentang BHD (Bantuan Hidup Dasar) penting bagi pengurus Arung Jeram Mapala Satria UMP karena berhubungan dengan tugas dan kewajiban anggota Mapala Satria UMP dalam upaya menjaga keselamatan dan meminimalisasi korban tenggelam pada arung jeram.
Tujuan: Mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan BHD terhadap tingkat pengetahuan pecinta alam Mapala Satria di UMP
Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre experimental with one group pre and posttest tanpa menggunakan kelompok control. Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan Teknik total sampling sebanyak 27 anggota Mapala. Instrument yang diunakan yaitu kuesioner tentang bantuan hidup dasar. Uji analisis menggunakan uji Wilcoxon.
Hasil: Usia yang paling dominan adalah usia 23 tahun (29,6%). Jenis kelamin responden sebagian besar laki-laki (59,3%). Fakultas yang mendominasi yaitu fakultas Petanian (22,2%). Tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan sebagian besar pengetahuan kurang sebanyak 13 responden (48,1%). Tingkat pengetahuan sesudah pendidikan kesehatan sebagian besar pengetahuan sedang yaitu 17 responden (63%). Nilai p-value 0,002 (p< 0,05) sehingga terdapat pengaruh pendidikan kesehatan BHD.
Kesimpulan: Terdapat pengaruh pendidikan kesehatan BHD terhadap tingkat pengetahuan pecinta alam Mapala Satria UMP dengan p value 0,002 (p< 0,05).
No other version available