Text
Pengaruh Intervensi Psikoedukasi Dengan Media Video Terapi Relaksasi Otot Progresif "Terotif" Terhadap Tingkat Kecemasan Lansia Dengan Hipertensi Di Desa Salem
Latar Belakang: Kecemasan merupakan reaksi lain terhadap situasi yang dianggap berbahaya atau mengancam yang dialami setiap orang, jika kecemasan berlangsung lama maka akan mengganggu pemikiran dan perilaku manusia. Lansia akan mengalami gangguan kecemasan terutama tentang penyakit yang dideritanya. Penyakit hipertensi termasuk penyakit yang banyak diderita oleh lansia. Keunggulan edukasi kesehatan menggunakan media video adalah memberikan efek visualisasi yang baik untuk mendorong proses pembelajaran.
Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh intervensi psikoedukasi dengan media video terapi relaksasi otot progresif (TEROTIF) terhadap tingkat kecemasan lansia dengan hipertensi di Desa Salem.
Metode: Desain penelitian Pre- Experimental dengan pendekatan kuantitatif. Menggunakan rancangan one group pretest-posttest design. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode random sampling. Sampel sebanyak 54 responden. Instrumen kecemasan yang digunakan adalah Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS).
Hasil: Rata-rata skor kecemasan pre-test sebelum diberikan intervensi sebesar 29,79. Sedangkan untuk nilai skor rata-rata setelah diberikan intervensi mengalami penurunan sebesar 4,00 dengan skor 25,79. Uji ststistik menggunakan uji wilcoxon dengan hasil nilai p pre-test dan post-test 0,000 < α (0,050), berarti terdapat pengaruh pemberian intervensi psikoedukasi dengan media video TEROTIF terhadap tingkat kecemasan lansia dengan hipertensi di Posyandu Lansia Desa Salem.
Kesimpulan: Terdapat pengaruh pemberian intervensi psikoedukasi dengan media video TEROTIF terhadap tingkat kecemasan lansia dengan hipertensi di Desa Salem.
No other version available