Text
Pengaruh Edukasi Pertolongan Pertama Snakebite Terhadap Pengetahuan Dan Keterampilan Pada Petani Di Desa Larangan
Latarbelakang: Pengetahuan pertolongan pertama yang buruk tentang gigitan ular dapat meningkatkan angka kematian. Pertolongan pertama yang direkomendasikan adalah upaya menenangkan korban, melakukan imobilisasi seluruh tubuh, dan melakukan imobilisasi pada tangan/kaki yang terkena gigitan. Edukasi pertolongan pertama dapat dilakukan dengan cara demonstrasi dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pertolongan pertama snakebite.
Tujuan: Mengetahui pengaruh metode demonstarsi pertolongan pertama snakebite terhadap pengetahuan dan ketrampilan petani di Desa Larangan.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre experimental with one group pre and posttest. Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan Teknik total sampling sebanyak 30 petani di Desa Larangan Kecamatan Larangan. Uji analisis menggunakan uji t test dan uji Wilcoxon.
Hasil: Usia rata-rata yaitu 36,67 tahun. Jenis kelamin yang paling dominan yaitu laki-laki. Tingkat pendidikan yang paling dominan yaitu SMA. Tingkat pengetahuan petani dalam melakukan pertolongan pertama saat terjadi snakebite sebelum dengan skor rata-rata sebesar 7,57 dan setelah diberikan sosialisasi kesehatan skor pengetahuan meningkat menjadi 10,23. Keterampilan petani dalam melakukan pertolongan pertama saat terjadi snakebite sebelum diberikan sosialisasi dengan skor rata-rata sebesar 3,37 dan setelah diberikan sosialisasi kesehatan skor keterampilan meningkat menjadi 4,93. Nilai p value 0,0001 (p
No other version available