Text
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Pertolongan Pertama Penanganan Sinkop Terhadap Tingkat Pengetahuan Pada UKM KSR PMI Unit Universitas Muhammadiyah Purwokerto
Latar Belakang : Sinkop merupakan salah satu kondisi kegawatdaruratan dan keadaan tidak sadar pada seseorang secara mendadak yang di sebabkan oleh kurangnya aliran darah ke otak, kekurangan oksigen, kondisi yang lemah, dan gejala penyakit kronis lainnya. Kejadian sinkop di dunia diperkirakan sebanyak 12 juta kasus setiap tahun dan dapat menyebabkan henti nafas, jantung, bahkan kematian. UKM KSR PMI unit Universitas Muhammadiyah Purwokerto merupakan suatu organisasi yang menjadi penolong pertama dan menyebarkan informasi tentang pertolongan pertama pada sinkop. Pengetahuan pengurus dan anggota aktif mengenai pertolongan pertama pada sinkop masih kurang dan perlu dilakukannya pendidikan kesehatan tentang pertolongan pertama pada sinkop.
Tujuan : Untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Pendidikan Kesehatan Pertolongan Pertama Sinkop Terhadap Tingkat Pengetahuan Pada UKM KSR PMI Unit Universitas Muhammadiyah Purwokerto.
Metode : Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitaif dengan desain penelitian pre eksperimental dengan pendekatan one group pre test - post test desaign. Sampel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 35 responden, teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling.
Hasil : Penelitian ini didapatkan hasil p-value 0,001 dengan rata-rata pengetahuan responden sebelum diberikan pendidikan kesehatan yaitu memperoleh nilai rata-rata 8,46 dengan skor terendah 6 dan skor tertinggi 11. Setelah diberikan pendidikan kesehatan nilai rata-ratanya meningkat menjadi 14,29 dengan skor terendah 11 dan skor tertinggi 15.
Kesimpulan : Terdapat Pengaruh Pendidikan Kesehatan Pertolongan Pertama Sinkop Terhadap Pengetahuan Pada UKM KSR PMI Unit Universitas Muhammadiyah Purwokerto.
No other version available