Text
Hubungan Antara Lingkungan Belajar Laboratorium Keperawatan Dan Kepuasan Belajar Mahasiswa Dengan IPK Mahasiswa Keperawatan Semester III Di Universitas Muhamamdiyah Purwokerto
Latar Belakang: Dalam proses belajar, lingkungan belajar dapat mempengaruhi
konsentrasi dan penerimaan informasi bagi mahasiswa dan pencapaian
kompetensi mahasiswa. Kepuasan belajar yang didapatkan mahasiswa akan
meningkatkan motivasi mahasiswa dalam menelaah materi, sehingga dapat
meningkatkan hasil belajar mahasiswa berupa IPK.
Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara lingkungan
belajar di laboratorium keperawatan dan kepuasan belajar mahasiswa dengan IPK
mahasiswa keperawatan semester III di Universitas Muhammadiyah Purwokerto.
Metode: Penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain analitik korelasi dan
menggunakan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dengan purposive
sampling dengan jumlah 144 responden. Analisa univariat disajikan dalam tabel
frekuensi dan presentase. Analisa bivariat menggunakan uji Pearson Product
Moment.
Hasil: Hasil penelitian menggunakan analisis Pearson Product Moment
menunjukkan koefisien korelasi (r) 0,682 menunjukkan ada hubungan yang
signifikan antara lingkungan belajar laboratorium dengan kepuasan belajar
mahasiswa keperawatan. Hubungan lingkungan belajar laboratorium dengan IPK
mahasiswa (r) 0,635 dan hubungan kepuasan belajar dengan IPK mahasiswa (r)
0,434 menunjukan korelasi yang cukup kuat antara kedua variabel tersebut.
Kesimpulan: Hubungan yang signifikan (p) 0,0001 yaitu, hubungan antara
lingkungan belajar laboratorium dengan kepuasan belajar memiliki hubungan
yang kuat dengan arah korelasi positif. Hubungan antara lingkungan belajar
dengan IPK mahasiswa memiliki hubungan yang kuat semakin baik lingkungan
belajar maka IPK mahasiswa semakin bagus. Serta hubungan antara kepuasan
belajar dengan IPK mahasiswa memiliki hubungan yang cukup kuat.
No other version available