Text
Hubungan Self Efficacy dan Motivasi Perawat Dengan Pelaksanaan Asuhan Keperawatan Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Islam Purwokerto
Latar belakang: Self Efficacy dan motivasi dibutuhkan oleh seorang perawat dalam melaksanakan proses asuhan keperawatan. Perawat yang memiliki self efficacy dan motivasi yang baik akan menghasilkan proses asuhan keperawatan yang baik pula, sehingga perawat akan lebih mampu memberikan pelayanan asuhan keperawatan yang maksimal kepada pasien.
Tujuan: Mengetahui hubungan self efficacy dan motivasi perawat dengan pelaksanaan asuhan keperawatan di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Islam Purwokerto.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dengan teknik total sampling sebanyak 45 responden. Uji yang digunakan adalah uji korelasi Spearman's Rank.
Hasil: Responden sebagian besar berusia kurang dari 30 tahun sebanyak 27 responden (60,0%) dan berjenis kelamin perempuan sebanyak 34 responden (75,6%). Responden sebagian besar memiliki pendidikan terakhir D3 sebanyak 40 responden (88,9%) dengan lama bekerja kurang dari 5 tahun sebanyak 32 responden (71,1%). Sebagian besar responden memiliki self efficacy yang baik sebanyak 29 responden (64,4%), motivasi perawat sebagian besar baik sebanyak 18 responden (40.0%) dan pelaksanaan asuhan keperawatan sebagian besar berkategori lengkap sebanyak 29 responden (64,4%). Uji korelasi Spearman's Rank hubungan antara self efficacy dengan pelaksanaan asuhan keperawatan di ruang rawat inap Rumah Sakit Islam Purwokerto p-value 0,000 (
No other version available