Text
Hubungan Penerapan Pelaksanaan Patient Safety Pemberian Obat Pasien Rawat Inap Terhadap Mutu Pelayanan Keperawatan Di RSI Purwokerto
Latar Belakang: Untuk saat ini keselamatan pasien pemberian obat masih menjadi prioritas utama kesehatan global, karena telah menjadi indicator yang paling utama dalam sistem pelayanan kesehatan baik buruknya pelayanan kesehatan pasien yang diterapkan di fasilitas pelayanan kesehatan dan juga dapat dilihat dari bagaimana sistem-sistem pelayanan kesehatan yang berlaku di fasilitas pelayanan kesehatan tersebut. Semakin rendah penerapan pelaksanaan patient safety pemberian obat yang dapat dicegah terjadi, maka mutu pelayanan keperawatan akan semakin baik.
Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui hubungan penerapan pelaksanaan patient safety pemberian obat pasien rawat inap terhadap mutu pelayanan keperawatan di RSI Purwokerto.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan desain deskripsi korelasi dengan pendekatan cros sectional. Teknik pengambilan sampel adalah teknik sampling, berjumlah 90 responden sesuai dengan kriteria inklusi.
Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 41 perawat rawat inap (91.1%) memiliki pelaksanaan patient safety pemberian obat yang baik, dan terdapat 42 pasien rawat inap (93.3%) menilai mutu pelayanan keperawatan di RSI Purwokerto baik. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara penerapan pelaksanaan patient safety pemberian obat dengan mutu pelayanan keperawatan di RSI Purwokerto (p
No other version available