Skripsi
Hubungan A Body Shape Index Dengan Mortalitas Pada Pasien Diabetes Mellitus : Sistematik Review [Skripsi Kep-S1]
Latar Belakang: Diabetes Mellitus (DM) merupakan bagian dari 4 penyakit tidak menular utama yang memerlukan perhatian secara global. Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit yang perlu waktu lama dalam penanganannya, membuat pesatnya nilai morbiditas dan mortalitas. Pengukuran lingkar pinggang atau A Body Shape Index (ABSI) diperlukan untuk menjadi indikator yang berhubungan dengan peningkatan kardiovaskuler dan risiko kematian dini ketika nilai BMI dalam batas normal pada pasien Diabetes Mellitus.
Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara A Body Shape Index (ABSI) dengan mortalitas pada pasien Diabetes Mellitus.
Metode: Penelitian ini melakukan pencarian dengan menggunakan database Internasional seperti PubMed, EBSCO, Europe PMC, dan Wiley menggunakan kata kunci a body shape index OR ABSI AND mortality OR mortality rate AND diabetes mellitus, type 2 dengan hasil analisis 1 jurnal atau artikel. Mengekstraksi data dan menilai kualitas artikel menggunakan Newcastle-Ottawa Scale.
Hasil: Penelitian ini disimpulkan bahwa analisis sampel 102.163 orang dengan penyakit diabetes mellitus. Hasil penelitian sistematik review menunjukkan bahwa ABSI berhubungan dengan peningkatan mortalitas pada pasien diabetes mellitus dengan Angka mortalitas negara Barat, 0.46 [0.42, 0.50]; Timur Tengah, 0.41 [0.36, 0.47]; Asia, 0.53 [0.43, 0.66]; Afrika, 0.47 [0.38, 0.59]; dan Amerika Latin, 0.53 [0.42, 0.68] lebih rendah dibandingkan dengan angka mortalitas pada orang Swedia asli.
Kesimpulan: A Body Shape Index menunjukkan bahwa keterkaitan antara mortalitas dengan diabetes mellitus memiliki hubungan yang signifikan.
Kata Kunci: ABSI, Diabetes Mellitus, Mortalitas.
No other version available