Skripsi
Gambaran Pengetahuan Deteksi Dini Stunting Pada Kader Dan Ibu Balita Di Posyandu Mekar Sari Kelurahan Tegal Sari Kecamatan Tegal Barat [Skripsi Kep-S1]
Latar belakang: Stunting sering disebut kerdil atau pendek. Stunting merupakan tidak tercukupnya kebutuhan gizi anak akibat infeksi yang terus-menerus selama 1000 hari pertama kehidupan anak-anak dikatakan stunting apabila tinggi standar anak pada populasi normal di usia dan jenis kelamin yang sama.
Tujuan penelitian: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan deteksi dini stunting pada kader dan ibu balita di posyandu Mekar Sari kelurahan Tegal Sari kecamatan Tegal Barat.
Metode: Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif analisis. Teknik pengambilan sampel (7 kader, 26 ibu balita) menggunakan teknik total sampling, dengan jumlah sampel 33 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan deteksi dini stunting balita dengan jawaban benar salah. Analisa data menggunakan uji univariat.
Hasil penelitian: Hasil penelitian ini adalah gambaran karakteristik responden kader dan ibu balita di Posyandu Mekar Sari Kelurahan Tegal Sari kecamatan Tegal Barat. 42,9% usia kader posyandu dalam rentang usia 46 – 55 tahun dan 96,2% Ibu Balita pada rentang usia 26 – 35 tahun. 42,9% kader sudah lama menjadi kader selama >10 tahun dan ibu balita sudah mengikuti posyandu selama >1 tahun. Pendidikan terakhir kader 42,9% berpendidikan SMP dan 28,6% berpendidikan SMA sedangkan pendidikan ibu balita berpendidikan terakhir SMP dan SMA sebesar 30,8%. Pekerjaan semua kader adalah IRT begitu juga pekerjaan ibu balita 96,2% adalah IRT. Gambaran tingkat pengetahuan responden 85,7% kader dan 73,1% ibu balita memiliki tingkat pengetahuan yang baik. Kuesioner pengetahuan deteksi dini Stunting Kader dan Ibu Balita di Posyandu Mekar Sari dalam pengetahuan kategori Baik.
Kata Kunci: Tingkat pengetahuan, Deteksi dini stunting, Kader, Ibu balita
No other version available