Text
Hubungan Pelaksanaan Komunikasi Terapeutik Perawat Dengan Tingkat Kecemasan Pasien Di Ruang Intensive Coronary Care Unit RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto [Skripsi]
Latar Belakang: Kondisi kritis pasien merupakan pemicu meningkatnya kecemasan pasien. Ketidakefektifan perawatan akan berdampak pada kesehatan pasien. Komunikasi terapeutik adalah salah satu teknik yang harus dimiliki perawat sehingga tingkat kecemasan pasien menurun.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara komunikasi terapeutik perawat dengan tingkat kecemasan pasien di ruang Intensive Coronary Care Unit (ICCU) Rumah Sakit Prof. Dr. Margono Soekarjo, Purwokerto.
Metode : Penelitian ini merupakan penelitian cross-sectional, data dikumpulkan melalui observasi langsung oleh 2 observer dan lembar observasi komunikasi perawat sebagai komponennya. Tingkat kecemasan pasien diukur dengan Hospital Anxiety and Depression Scale for Anxiety (HADS-A). Data dikumpulkan dari 30 pasien dan 15 perawat dengan menggunakan teknik total sampling. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan Spearman Rho.
Hasil : Hasil penelitian mengungkapkan bahwa komunikasi terapeutik perawat di ruang ICCU menurut observer peneliti 60% baik dan menurut observer pasien 76,7% baik. Mengenai kecemasan pasien 33,3 % menunjukkan tingkat kecemasan ringan, 40% menunjukkan tidak ada gejala kecemasan. Dalam analisis bivariat dengan Spearman Rho menunjukkan bahwa nilai p value
No other version available