Text
Pengembangan Dan Uji Fungsi Alarm Infus Berbasis Infrared Pada Terapi Intravena [Skripsi]
Latar Belakang : Sistem pemantauan cairan infus masih dilakukan secara manual, ketidakseimbangan antara jumlah pasien dan perawat tidak menutup kemugkinan terjadinya kelalaian salah satunya proses pemantauan cairan infus mengakibatkan kekosongan cairan infus. infus pump yang ada dirasa terbatas dan harganya cukup mahal perlu adanya pengembangan alat untuk mengurangi angka kekosongan cairan infus.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk meneliti dan mengembangkan alarm infus berbasis infrared pada terpi intravena dalam mendeteksi kekosongan cairan infus.
Metode : Penelitian ini merupakan jenis penelitian yang mengadopsi penelitian Research and Development (R&D). Penelitian ini terdiri dari 3 tahap, yaitu penelitian tahap I, tahap II, dan penelitian tahap III atau uji coba produk.
Hasil : Hasil penelitian tahap I diperoleh hasil komponen yang digunakan untuk pembuatan alarm infus berbasis infrared pada terapi intravena adalah sensor infrared, mikrokontroler Arduino nano, Buzer dan LED serta baterai lipo. Tahap II terbentuklah Alarm infus berbasis infrared pada terapi intravena yang sesuai dengan hasil penelitian tahap pertama terdiri dari sensor infrared, mikrokontroler Arduino nano, Buzer dan LED serta baterai lipo yang dapat mendeteksi kekosongan cairan infus. Hasil penelitian tahap III dengan 276 uji coba alat dengan nilai sensitivitas alat sebesar 63.3 % P < (0.001). Dengan hasil perpotongan sensitivitas 70,6 % dan spesitivitasnya sebesar 48,6%.
Kesimpulan : Alarm infus berbasis infrared pada terapi intravena efektif mendeteksi kekosongan cairan infus.
Kata Kunci : kekosongan cairan infus, Alarm infus berbasis infrared, Sensitivitas dan Spesitivitas.
No other version available