Text
Hubungan Konsumsi Makanan Cepat Saji Dengan Ketersediaan Asupan Makanan Dirumah Dan Status Berat Badan Remaja Di SMA Muhammadiyah 1 Purwokerto [Skripsi]
Latar Belakang : Pola hidup masyarakat untuk mengkonsumsi makanan cepat saji sudah menjadi kebiasaan, didapatkan data bahwa sebanyak 69% masyarakat kota di Indonesia mengkonsumsi makanan cepat saji dengan rincian sebanyak 33% menyatakan sebagai makan siang, 25% menyatakan makan malam, 9% menyatakan makanan selingan dan 2% menyatakan makan pagi.
Tujuan : Untuk mengetahui hubungan makanan cepat saji dengan ketersediaan asupan makanan dirumah dan status berat badan remaja di SMA 1 Muhammadiyah Purwokerto.
Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan desain penelitian observasional analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional.
Hasil : Tidak terdapat hubungan antara konsumsi makanan cepat saji dengan ketersediaan asupan makanan dirumah remaja dengan nilai p value 0,316 (>0,05). Tidak terdapat hubungan antara konsumsi makanan cepat saji dengan status berat badan remaja dengan nilai p value 0,065 (>0,05).
Kesimpulan : Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara konsumsi makanan cepat saji dengan ketersediaan asupan makanan dirumah dan status berat badan remaja.
Kata Kunci : Asupan makanan, konsumsi makanan cepat saji, status berat badan.
No other version available